Panduan Musim Terbaik Berwisata di Asia Tengah

Rabu, 23/10/2019 13:34 WIB

Panduan Musim Terbaik Berwisata di Asia Tengah

Tebing Charyn di Kazakhstan. Kawasan Asia Tengah menduduki peringkat teratas dalam daftar Kawasan Terbaik untuk Wisata Tahun Depan yang dirilis oleh Lonely Planet pada minggu ini.

Dalam daftar tahunan yang berisikan sepuluh kawasan itu, Asia Tengah dianggap sebagai destinasi wisata yang unik dan menantang. 

Bagi yang sering terbang ke luar negeri pasti sering takjub dengan pemandangan udara kawasan Asia Tengah. Pemandangan padang pasir, padang rumput, dan pegunungan bersalju yang luas menandakan kalau pesawat sedang terbang di atasnya. 

Asia Tengah dihuni oleh lima negara yang namanya berakhiran ‘stan’, yakni; Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Seiring berjalannya waktu, negara-negara di sekitarnya juga ikut disebut sebagai negara Asia Tengah, seperti; Afghanistan, Iran, Mongolia, barat China, sebagian Rusia, dan Pakistan. 

Dulu kala, Asia Tengah menghubungkan Asia dan Eropa dalam rute perdagangan Jalur Sutera. Rute ini juga sarat dengan konflik bersejarah akibat pertemuan pendatang dari Timur dan Barat, ditambah lagi dengan perkembangan Islam, dominasi Mongol, serta campur tangan Inggris dan Rusia.

Terorisme dan pemberontakan sempat membuat nama Asia Tengah sebagai destinasi wisata alam dan budaya tercoreng. Namun kini, pemerintah di masing-masing negara berusaha memulihkan kondisi tersebut. 

Baik di musim panas, musim salju, atau musim semi, indah dalam segala suasana adalah kesan pertama saat menginjakkan kaki di Asia Tengah.

Saat musim panas, turis dapat memandangi pegunungan berbatu yang gagah. Di musim dingin, turis bisa melihat pegunungan itu berubah bersalju. Sementara di musim semi, pepohonan dan bebungaan di sekitar pegunungan bakal bertumbuh. 

Kawasan ini beriklim kontinental. Musim panas bakal sangat panas dan musim dingin bakal sangat dingin.

Musim sepi turis (suhu bakal dingin ekstrem) biasanya terjadi di bulan November-Maret. 

Lalu musim tanggung (peralihan) di bulan Juli dan Agustus. 

Sementara musim ramai turis (suhu terbilang sejuk) di bulan April-Juni dan September-Oktober.

Jika ingin mengunjungi kelima ‘stan’, akhir musim panas dan awal musim gugur adalah waktu terbaik.

Bagi yang sedang menyusun rencana liburan tahun depan, berikut panduan waktu terbaik berwisata di Asia Tengah seperti yang dikutip dari Indy Guide:

1. Kazakhstan, Mei sampai September

Danau Kaindy di Kazakhstan. (Istock/Petrichuk)

Di bulan ini suhu bakal terasa sejuk, karena negara dengan padang pasir ini sedang mengalami musim semi. 

Di musim semi juga padang pasir akan lebih “berwarna” dengan mekarnya bebungaan dan pepohonan.

Area selatan bakal bersuhu sekitar 40 derajat Celcius saat musim panas. Jika ingin melakukan pendakian di selatan dan barat, sebaiknya datang di bulan Juli-Agustus, setelah es mencair sebagian. 

Musim dingin di sini juga bakal seekstrem musim panasnya, terutama di daerah Astana. Kegiatan ski bisa dilakukan sepanjang bulan Desember-Maret.

2. Kirgistan, April sampai Oktober

Musim berseminya bebungaan dan pepohonan di sini berlangsung pada bulan April-Mei. Namun pendakian disarankan dilakukan pada bulan Juli-Agustus, sehingga medan lebih kering dan bisa bermalam di yurts (tenda) tanpa menggigil. 

Musim gugur di sini juga seindah musim semi, karena pepohonan bakal berubah warna. 

Sama seperti Kazakhstan, kegiatan ski di sini bisa dilakukan sepanjang bulan Desember sampai Maret.

3. Tajikistan, Mei sampai September

Tajikistan. (Istockphoto/ Dzmitrock87)

Saat musim semi yang berawal di bulan Mei, tumpukan salju masih bisa terlihat di Gunung Pamir dan Gunung Fan. 

Selain pendakian, turis yang datang ke negara ini pasti melakukan kegiatan penjelajahan dengan kendaraan bermotor di Pamir Highway. 

Mereka biasanya datang di awal musim semi karena salju tak lagi terlalu menumpuk di sepanjang rute perjalanan. 

Musim panas bakal tetap dingin dan berangin, sementara musim dingin bakal amat sangat dingin. 

4. Turkmenistan, April sampai Mei dan September sampai Oktober

Kawah api “neraka” di Turkmenistan. (Istockphoto/Iwanami_Photos)

Di bulan-bulan yang disebutkan di atas, negara ini ada dalam suhu yang sejuk dan menyenangkan untuk wisata. 

Musim gugur juga menjadi waktu yang tepat untuk berwisata karena menjadi musim panen di negara ini. Pasar tradisional bakal lebih meriah.

Sebaiknya jangan datang di musim panas atau dingin, karena suhunya bakal sangat ekstrem. 

5. Uzbekistan, Mei sampai Juni dan September sampai November

Uzbekistan. (Istockphoto/ Freda Bouskoutas)

Suhu sejuk dan kering menjadi masa yang tepat untuk menjelajahi Jalur Sutera di sini. 

Sementara di bulan Juli sampai Agustus menjadi masa favorit para turis yang melakukan pendakian, meski hawanya bakal amat sangat gerah.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191023125350-269-442131/panduan-musim-terbaik-berwisata-di-asia-tengah

Comments are closed.