Pantai Aurduri, Objek Wisata ‘Dadakan’ di Jambi

Selasa, 06/08/2019 15:10 

Pantai Aurduri, Objek Wisata 'Dadakan' di Jambi

Pantai Aurduri di kawasan Sungai Batanghari menjadi lokasi wisata dadakan warga Jambi. Menyusutnya air Sungai Batanghari ibarat dua sisi mata uang bagi masyarakat kota Jambi, sisi buruknya jelas mengancam sumber air tapi sisi baiknya adalah sebuah pantai ‘dadakan’ yang dinamakan Aurduri. 

‘Keajaiban’ ini langsung menjadi atraksi wisata yang diminati masyarakat Kota Jambi, bahkan wisatawan dari luar daerah.

Hamparan pasir akibat menurunnya debit air Sungai Batanghari tersebut dinamakan Pantai Aurduri karena lokasi hamparan pasir yang berada tepat di bawah Jembatan Aurduri.

Fenomena tersebut ditambah panorama menjelang matahari terbenam, tak heran jika ‘paket’ ini menarik minat pengunjung untuk menyaksikannya.

“Sudah dua pekan lebih Pantai Aurduri ini didatangi masyarakat untuk melihat indahnya pemandangan saat matahari terbenam, dalam setiap hari pengunjung yang datang selalu meningkat,” kata seorang warga Kelurahan Penyengat Rendah, Nur’aini, seperti yang dikutip dari Antara, Selasa (6/8).

Viralnya wisata pantai dadakan tersebut menjadi sumber rejeki bagi sejumlah warga di kelurahan itu. 

Banyaknya pengunjung yang ingin menyaksikan panorama matahari tenggelam dan bermain-main di atas pasir dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk berjualan. 

Bahkan kendaraan pengunjung yang datang telah diatur oleh pemuda di daerah itu yang menyediakan lahan parkir.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat setempat, Suhaimi, menghimbau agar masyarakat yang berkunjung ke Pantai Aurduri tersebut untuk dapat berhati-hati. 

Ia juga mengimbau jika pengunjung ingin mandi di pantai, jangan terlalu ke tengah karena air Sungai Batanghari yang surut arusnya sangat deras. 

“Kepada pengunjung hendaknya jangan bermain di pantai hingga malam hari, karena pantai ini merupakan pantai dadakan tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang menjamin pengunjung,” kata Suhaimi.

Berdasarkan cerita warga setempat, pada tahun 1987 hingga tahun 2000-an kondisi serupa kerap terjadi. 

Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan debit air Sungai Batanghari menurun, dan hamparan pasir yang berada di dasar sungai timbul. Sehingga kondisi tersebut menjadi wahana bermain bagi masyarakat setempat. 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190806125459-269-418834/pantai-aurduri-objek-wisata-dadakan-di-jambi

Comments are closed.