Hati-hati Potensi Diintai Aplikasi di Ponsel Sendiri

Besar kemungkinan sejumlah aplikasi yang kamu install di smartphone punya akses melacak posisimu. Tapi jangan lupa bahwa penting pula untuk jeli dan selektif agar tak seperti sedang diintai aplikasi di ponsel sendiri.

Pemberian izin untuk melacak posisi ini pada dasarnya memang krusial untuk aplikasi, katakanlah, Peta. Tentu saja demikian tak kalah pentingnya jika kamu rutin menggunakan jasa ride-hailing alias layanan transportasi online.

Yang jadi masalah adalah ketika pengguna cenderung abai saat memberi izin/permission terhadap aplikasi di ponselnya, termasuk penentuan titik lokasi. Padahal tak semua aplikasi yang kamu install itu butuh tahu lokasimu, atau bahkan secara posesif perlu terus-terusan melacak posisi dirimu, lho.

Sehubungan dengan itu, awal pekan ini New York Times pun memunculkan sebuah kisah menarik mengenai potensi diintai oleh aplikasi di ponsel sendiri. Judul dan kalimat pembuka artikelnya cukup bikin ngeri.

“Aplikasimu tahu di mana kamu semalam dan mereka tidak merahasiakannya,” sebut judul artikel tersebut, dilanjutkan dengan kalimat pembuka, “lusinan perusahaan memakai penentuan lokasi pada smartphone untuk membantu para pengiklan.”

Dari penelusuran Times di AS, data-data lokasi yang dikumpulkan sejumlah aplikasi dari penggunanya itu dijual, digunakan, atau dianalisis untuk memenuhi kebutuhan pengiklan dan gerai retail tertentu. Times juga menekankan bahwa pasarnya memang ada dan bahkan sangat menjanjikan.

Sekali lagi patut diingat bahwa penentuan lokasi ini memang harus, dan krusial, dihidupkan pada sejumlah aplikasi. Tidak mengaktifkan atau memberi akses bahkan bisa membuat aplikasi tertentu, seperti peta, jadi tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Tapi patut dicamkan pula bahwa pengguna setidaknya masih tetap bisa selektif saat memberi izin-izin terhadap aplikasi yang diinstall (App Permissions) atau melakukan pemantauan lebih lanjut. Toh aplikasi semisal Cuaca sebenarnya juga tak mesti tahu di mana posisimu setiap saat dan secara otomatis, mengingat biasanya ada pula opsi manual untuk menentukan lokasi terkini dirimu saat membuka aplikasi itu.

Sehubungan dengan itu, Apple dan Google juga sudah mempermudah identifikasi akses aplikasi di perangkat pengguna, termasuk kemampuan mengaktifkan atau menonaktifkan pendeteksi lokasi, sehubungan dengan privasi pengguna. Perangkat iPhone bahkan memiliki kemampuan untuk memberi izin sebuah aplikasi untuk mendeteksi lokasi hanya ketika pengguna sedang membuka aplikasi tersebut, alih-alih setiap waktu.

Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk menyeleksi akses pendeteksi lokasi di aplikasi pada ponsel.

Perangkat iPhone

Secara berurutan masuk ke Settings > Privacy > Location Services.

Akan muncul daftar aplikasi di iPhone milikmu dan di bagian atas ada opsi untuk mematikan akses lokasi kepada seluruh aplikasi yang sudah terinstall.

Kamu juga bisa menyeleksi pemberian akses pada masing-masing aplikasi. “Never” untuk meniadakan sama sekali akses buat aplikasi itu untuk mendeteksi lokasimu, “While Using” buat memberi akses pendeteksi lokasi cuma ketika aplikasi sedang dibuka, dan “Always” jika memang fungsi aplikasi tersebut mengharuskannya selalu tahu posisi tepat dirimu.

Dalam proses seleksi ini aplikasi yang tak butuh untuk mengetahui posisimu setiap saat, seperti game khususnya yang bersifat offline, tentu saja bisa diset ke “Never”

Perangkat Android

Pengaturan pada ponsel-ponsel Android pada dasarnya bisa saja beragam pada sejumlah perangkat, membuat langkah masuk ke “Location” berbeda-beda.

Ada yang butuh langkah Settings > Security & Location > App-level permissions.

Di ponsel yang menggunakan Android P urutan langkah lazimnya adalah Settings > Advanced > App permissions > Location.

Ada pula yang menyediakan kotak pencarian pada bagian “Settings” sehingga tinggal mengetikkan kata kunci “App permissions” lalu masuk ke opsi “Location”.

Setelah masuk ke bagian “Location” itu, akan ada daftar aplikasi yang terinstall di ponsel Android-mu. Yang berbeda dengan iPhone, ponsel Android tidak memberikan opsi restriksi akses lokasi “While Using”. Cuma ada opsi mengaktifkan dan menonkatifkan.

Pastikan aplikasi yang ingin kamu nonaktifkan akses lokasinya benar-benar tidak bakal mempengaruhi fungsinya. Sementara sejumlah aplikasi berbasis peta disarankan tetap aktif aksesnya.

Cara-cara tersebut setidaknya bisa memberimu kebebasan untuk menyeleksi akses lokasi agar tak merasa senantiasa dalam intaian aplikasi ponsel sendiri. Pada sejumlah pengguna hal ini bahkan berimbas pada daya baterai di ponselmu.

(krs/fyk)

Sumber : https://inet.detik.com/security/d-4342046/hati-hati-potensi-diintai-aplikasi-di-ponsel-sendiri?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.125123978.1830920948.1544733461-472035153.1544733461

Comments are closed.