Samsung Resmi Patenkan Kamera Depan di Bagian Bawah Layarnya

Samsung Resmi Patenkan Kamera Depan di Bagian Bawah Layarnya

Sumber: http://www.tribunnews.com/techno/2018/10/22/samsung-resmi-patenkan-kamera-depan-di-bagian-bawah-layarnya?page=all

Jika dilihat sekilas, sepertinya belakangan ini hampir semua pabrikan smartphone Android punya tampilan layar hampir seragam, yaitu adanya “poni”.

Tren ini memang bermula dari Apple yang waktu itu meluncurkan iPhone X dengan layar poni pertama.

Para produsen Android lainnya berusaha berkilah jika alasannya memberi poni pada setiap smartphone barunya adalah untuk memperluas display dengan menyisakan bezel sedikit di ujung layar sebagai tempat sensor jarak, earpiece, dan kamera depan.

Namun untungnya tidak semua produsen smartphone Android ikut berponi. Salah satunya adalah pesaing berat Apple, Samsung.

Bisa dibilang, Samsung masih konsisten dengan model layar di smartphone-nya.

Kabar terbarunya, Samsung sedang mengembangkan desain baru untuk layar edge-to-edge nya.

Dapat dipastikan, layar itu tanpa poni.

Sebab kabarnya, kamera selfie yang disebut-sebut sebagai alasan mengapa poni itu diperlukan, akan dihilangkan oleh Samsung.

Samsung akan membuat teknologi untuk membenamkan kamera selfie di bawah layar.

Kabar ini tim NexTren.com dapatkan dari cuitan akun Twitter @Samsung_News_ akun ini kerap kali mengabarkan bocoran-bocoran tentang Samsung.

Kemungkinan, perangkat tersebut baru bisa ditemui di pasaran sekitar tahun 2020.

Sampai saat ini masih belum ada kabar kelanjutannya lagi.

Belum ada kepastian fitur ini akan digunakan untuk Galaxy S atau Galaxy Note.

Konsep ini sebenarnya bukan kali pertama yang dicetuskan oleh Samsung.

Sebab awal tahun lalu, Samsung dikabarkan telah mendaftarkan paten kamera selfie di belakang layar.

Dari sketsa yang sempat beredar, kamera depan akan terletak di tengah-tengah layar untuk menunjang video call.

Namun di sisi lain, Meizu juga sempat mendaftarkan paten teknologi serupa.

Dengan mengadopsi display berbahan Graphene.

Bahan ini dipilih karena sifatnya yang transparan sehingga memungkinkan cahaya menembus layar hingga mencapai sensor kamera.

Teknologi ini dibuktikan oleh Meizu pada smartphone terbarunya yang diberi nama Meizu M16th.

Smartphone ini pun muncul untuk menantang smartphone flagship saingannya.

Comments are closed.