Jatuh Bangun hingga Menangis di Lapangan, Gregoria Mariska Lolos ke Perempat Final Denmark Open 2018

Jatuh Bangun hingga Menangis di Lapangan, Gregoria Mariska Lolos ke Perempat Final Denmark Open 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/sport/2018/10/19/jatuh-bangun-hingga-menangis-di-lapangan-gregoria-mariska-lolos-ke-perempat-final-denmark-open-2018

Denmark Open 2018 menyuguhkan beberapa kejutan dalam beberapa laga.

Kejutan pertama diberikan saat Anthony Ginting dan Kento Momota bertemu di babak pertama.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa keduanya adalah tunggal putra yang belakangan sangat diunggulkan.

Ginting yang sebelumnya menang, kini justru harus mengakui keunggulan Momota.

Kekalahan beberapa unggulan juga membuat turnamen ini menarik.

Meski Indonesia sudah tak punya wakil tunggal putra di perempat final, sektor tunggal putri justu membuat gebrakan.

Pada babak kedua, Gregoria Mariska Tunjung bertemu dengan Mia Blichfeldt.

Tunggal putri asal Denmark ini mendapat sorotan setelah mengalahkan pemain unggulan Carolina Marin.

Meski peringkat Mia berada di atasnya, Gregoria atau Jorji yakin bisa menang.

Tak disangka, pertandingan keduanya di Odense Idrætshal Stadium berlangsung dramatis.

Di set pertama, Jorji sempat unggul 8-1 atas Mia, tapi berhasil disusul hingga 9-9.

Sempat saling mengejar angka di tengah babak, Jorji harus rela kalah di set pertama 16-21.

Melansir akun @BadmintonTalk, Jorji terdengar seperti ingin menangis saat berdiskusi dengan pelatih di jeda set.

“Ga bisa ngelambatin ci, ga bisa, kirinya,” ucap Jorji pada pelatihnya, Minarti Timur.

Pada game kedua, angka keduanya sempat saling kejar hingga interval Jorji tertinggal 9-11.

Jorji ternyata mengalami masalah di bagian pinggang hingga harus menerima perawatan.

Meski kondisi pinggang bermasalah, Jorji tetap berusaha berusaha melanjutkan pertandingan hingga jatuh bangun.

Tak disangka, Jorji berhasil bangkit dan memutar keunggulan menjadi 17-13.

Semula tertinggal 7-10, Jorji bisa merebut babak kedua dengan 21-16

Pada set ketiga, Jorji masih tampak tak nyaman dengan gangguan di pinggangnya.

Di sisi lain, Mia tampak mulai kelelahan dan mencoba mengambil nafas dengan melakukan challenge yang akhirnya gagal.

Meski jatuh bangun dan sempat kesal, Jorji bisa unggul pada interval 11-6.

Jorji sempat mengeluh pada pelatih bahwa saat servis pinggangnya terasa sakit.

Meskipun begitu, sang pelatih tetap coba mem-push Jorji untuk tetap melawan.

Jorji yang sempat menangis lagi akhirnya bisa membuat jarak angka jauh dari Mia hingga 17-10.

Perjuangan Jorji akhirnya membuahkan kemanangan dramatis 21-11 di set terakhir.

Momen dramatis ini langsung dibanjiri komentar kagum dan terharu dari netizen.

@dedifilan:“Gue nangis pas dia bilang sakit bgt kalo buat ngayuh ke coach nya. Ya Tuhan… Hebat bgttt Jorji.”

@adindaba_:“Sumpahhh bangga sama jorjii, comeback stronger, benerann gilakk . Sekali lagi proud of youuuu jorrrr.”

@veby_dyve: “Pingin nangis lihat live nya jorji. Ngerasain sakitnya.”

Lolosnya Jorji ke babak perempat final membuatnya mencatat sejarah baru.

Setelah 10 tahun berlalu, tunggal putri Indonesia akhirnya berhasil masuk quarter final Denmark Open setelah Adriyanti Firdasari di tahun 2008.

Tak hanya itu, kemenangan ini juga berhasil membuatnya akan naik peringat masuk ke 16 besar tunggal putri dunia, melansir @BadmintonTalk.

Selamat, Jorji!

Comments are closed.