Jangan Tunda-tunda Waktu Mudik

Jangan Tunda-tunda Waktu Mudik

sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180605072421-284-303481/jangan-tunda-tunda-waktu-mudik

 

Jatah libur Lebaran yang jauh lebih lama dibanding tahun sebelumnya seharusnya bisa dimanfaatkan lebih efektif untuk pulang mudik.

Pemerintah sendiri memberikan waktu libur selama sembilan hari dari 11-19 Juni 2018. Dengan waktu libur yang cukup panjang ini, sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Ansari Yamamah mengungkapkan bahwa pemerintah sengaja memberikan waktu libur lebih cepat dari hari H agar masyarakat memiliki waktu lebih banyak untuk mudik.

Terkait hal tersebut, dia menyarankan calon pemudik yang sudah mendapatkan jadwal libur dan tak punya urusan mendesak lain agar tak menunda-nunda jadwal mudiknya.

Pasalnya, kebanyakan orang kerap menunda pulang mudik sampai H-1 Lebaran. ‘Kebiasaan’ menunda mudik sampai sehari jelang Lebaran ini diungkapkannya akan membuat pemudik terjebak dalam kemacetan panjang.

“Mudiklah segera, jangan menunggu sehingga terjebak kemacetan. Lebih cepat jumpa dengan keluarga jauh lebih baik,” katanya dikutip dari Antara.

Dia pun menambahkan, lebih cepat sampai di kampung halaman, Anda juga bisa kembali ke Jakarta lebih cepat. Ini juga akan jadi trik untuk menghindari kemacetan ‘legendaris’ saat mudik.

“Karena itu, cerdaslah memanfaatkan waktu libur yang ada supaya kita semakin khidmat menikmati Lebaran,” ujar Ansari.

Selain untuk menghindari kemacetan, cerdas memanfaatkan waktu mudik juga bisa membantu Anda menghindarkan berbagai masalah lain yang kerap dialami saat mudik.

Ansari mengatakan, selain terjebak macet, salah pilih waktu mudik juga akan menyebabkan Anda kelelahan. Seperti diketahui, kelelahan akibat macet panjang akan sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang mengancam keselamatan.

Selain itu, salah pilih waktu mudik juga akan menghabiskan biaya yang lebih tinggi akibat konsumsi BBM atau ongkos transportasi yang melonjak. (chs)

 

Leave a Reply