Hati-hati Instagramxiety, Ketika Kamu Kerap Cemas Main Instagram

Perkembangan media sosial kini berbanding lurus dengan munculnya banyak risiko gangguan mental. Baru-baru ini para psikolog menemukan satu gangguan baru yang disebut Instagramxiety.
Bagi kamu yang belum pernah mendengar istilah tersebut, instagramxiety artinya saat kamu merasa kewalahan, stres, cemburu, penuh kebencian pada diri sendiri dan umumnya merasa sedih.
Biasanya diikuti dengan perilaku membandingkan diri sendiri dengan orang-orang yang mempunyai hidup lebih baik daripada dirimu, menyenangkan, sementara kamu cuma di rumah saja dan tak melakukan apa-apa. Hanya satu postingan dapat mengobrak-abrik moodmu dalam sekejap.
Chief executive Instagram, Eva Chen, menyebutkan bahwa media sosial terkenal itu kini sedang membentuk tim tersendiri untuk mengatasi hal-hal tersebut.
Di mana tahun lalu, Instagram disebut sebagai media sosial paling berbahaya bagi kesehatan mental anak muda oleh penelitian dari University of Cambridge, terutama pada persepsi tubuh alias #bodygoals, masalah tidur karena takut ketinggalan postingan seseorang.
“Untuk membuat komunitas (para pemilik akun Instagram) menjadi tempat yang lebih aman, tempat di mana orang merasa baik, merupakan prioritas besar bagi Instagram,” tuturnya, dikutip dari The Sun.
Bagaimana cara mencegah instagramxiety? Jawabannya sangat simpel, jangan ragu untuk klik tombol unfollow atau tidak mengikuti pada akun Instagram yang terus-terusan mengganggu moodmu tiap kali postingannya muncul.
Atau coba ikuti beberapa akun yang lebih lucu, yang akan membantu meningkatkan moodmu. Jika harimu sedang buruk, tahan dirimu untuk tidak membuka media sosial sama sekali sampai semuanya tenang.
“Bukan hanya tentang berhenti melihat aplikasi, tetapi menjadi lebih selektif tentang postingan siapa yang kamu lihat, aku menemukan, sejak akun unfollow beberapa orang yang akunnya benar-benar membuatku merasa negatif (seringkali bukan karena kesalahan mereka sendiri),” ungkap penulis buku Jenny Stallard.
Jenny menyebutkan ia juga bisa kembali mengikuti akun mereka lagi. Namun baginya, hidup akan lebih terasa mudah tanpa kembalinya efek membanding-bandingkan tersebut kepada emosionalnya.
Bagi juru bicara Mental Health Foundation, Cal Strode, bahwa kelewat sering membandingkan diri kita dengan orang lain dapat meningkatkan kecemasan.
“Sebelumnya, kita hanya dapat melihat sedikit orang di setiap waktu. Kini, pengguna akun Instagram bisa melihat kehidupan dari ratusan orang. Tentu wajar jika kita mulai bertanya-tanya apakah ekspansi ini dapat berpengaruh pada kesehatan mental kita,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa menerima diri sendiri dan kepercayaan diri merupakan hal krusial bagi kesehatan mental yang baik. Dengan membanding-bandingkan diri kita pada orang lain secara berlebihan dapat mengacaukan hal-hal tersebut dan membuat kita merasa tak pernah cukup.
Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4022594/hati-hati-instagramxiety-ketika-kamu-kerap-cemas-main-instagram?_ga=2.117459081.1421935372.1526373954-1931224977.1525312592

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.