Kiprah Enam Juara Dunia Junior Indonesia Sebelum Leo/Daniel

 Senin, 14/10/2019 16:40 WIB

Kiprah Enam Juara Dunia Junior Indonesia Sebelum Leo/Daniel

Gregoria Mariska Tunjung salah satu juara dunia junior asal Indonesia. Jakarta,  Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil jadi juara dunia badminton junior ketujuh asal Indonesia. Berikut kiprah enam juara dunia junior sebelumnya asal Indonesia.

Leo/Daniel sukses jadi juara dunia junior setelah menaklukkan Di Zijian/Wang Chan pada final yang berlangsung di Kazan, Rusia, Minggu (13/10). Setelah jadi juara dunia junior, Leo/Daniel bakal diharapkan bisa lebih berprestasi di masa depan.

Berikut kiprah enam juara dunia junior Indonesia sebelumnya:

Amon Santoso/Kusno (juara dunia junior 1992)

Amon Santoso/Kusno berhasil jadi juara dunia junior di Jakarta dengan menaklukkan Namrih Suroto/Sigit Budiarto di babak final dengan skor 15-11, 12-15, dan 15-12. 

Setelah menapak ke level senior, Amon/Kusno tidak mampu meraih gelar bergengsi. Sebaliknya, Sigit Budiarto justru sukses mencuat sebagai salah satu pemain terbaik di nomor ganda putra.

Alfian Eko/Gloria Emanuelle Widjaja (juara dunia junior 2011)

Setelah absen punya juara dunia junior hampir dalam dua dekade, Indonesia kembali memiliki juara dunia junior lewat sukses Alfian Eko/Gloria Emanuelle Widjaja. Alfian/Gloria menang atas Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 12-21, 21-17, 25-23.

Usai jadi juara dunia junior, Alfian/Gloria sempat berpasangan di level senior namun hasilnya kurang memuaskan.

Edi Subaktiar dan Gloria Emanuelle Widjaja pernah jadi juara dunia junior di edisi yang berbeda. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)

Setelah sempat beberapa kali berganti pasangan, Alfian kini berduet dengan Marsheilla Gischa Islami dan duduk di posisi ke-37 dunia. Sementara itu Gloria berduet dengan Hafiz Faisal dan kini ada di peringkat sembilan dunia.

Edi Subaktiar/Melati Daeva (juara dunia junior 2012)

Setahun berselang, Indonesia kembali punya juara dunia junior di nomor ganda campuran lewat All Indonesian Final. Edi/Melati menang atas Alfian Eko/Shella Devi Aulia dengan skor 21-17, 21-13.

Sempat berpasangan di level senior, Edi dan Melati akhirnya dipecah. Edi kini sudah pensiun dan jadi pelatih karena mengalami cedera parah di tahun 2017. Sedangkan Melati kini berpasangan dengan Praveen Jordan dan duduk di posisi tujuh dunia.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20191014124058-170-439306/kiprah-enam-juara-dunia-junior-indonesia-sebelum-leo-daniel

Comments are closed.